PALOPO | WARTAWAKTU.id – Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan insan pers di Kota Palopo.Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Palopo, Eri, dikabarkan meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Makassar, Selasa malam (24/2/2026)
Kepergian pemilik Hotel Harapan ini menyisakan duka mendalam, mengingat rekam jejaknya sebagai salah satu tokoh inspiratif yang membangun bisnis dari titik nol.
Perjalanan Karier yang Fenomenal
Sosok Eri dikenal luas sebagai pengusaha yang memulai karier dari kasta terendah di industri perhotelan.
Bermula sebagai seorang Office Boy (OB), ketekunannya membawa pria ini naik jenjang menjadi manajer hotel.
Puncak keberhasilannya ditandai dengan kemampuannya mendirikan dan memiliki Hotel Harapan, salah satu hotel dengan tingkat hunian (okupansi) tertinggi di Kota Palopo.
Ekspansi bisnisnya pun terus berkembang dengan kepemilikan Hotel Warna serta sejumlah wisma yang tersebar di Kota Palopo.
Kronologi Kepergian
Kepergian Eri terjadi di tengah aktivitas profesionalnya. Almarhum diketahui baru saja tiba di Makassar untuk menandatangani kontrak kerjasama pengelolaan sebuah hotel.
Namun, sesampainya di Makassar, kondisi kesehatan Eri mendadak menurun drastis hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium darah, almarhum didiagnosis mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD).
Meski telah mendapatkan perawatan, nyawa tokoh perhotelan ini tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam ini.
Kehilangan bagi Dunia Pers
Selain menjabat sebagai Ketua PHRI, Eri juga merupakan figur penting di dunia media siber. Almarhum tercatat sebagai salah satu Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Palopo.
Saat ini, jenazah almarhum sedang dalam perjalanan darat dari Makassar menuju rumah duka di Jalan Batara, Kota Palopo untuk prosesi persemayaman dan pemakaman.(***)

Tinggalkan Balasan