MAKASSAR | WARTAWAKTU.id —Di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, pertemuan hangat berlangsung Kamis (24/9/2026). Rombongan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel periode 2026–2031 yang baru saja terpilih, dipimpin Ketua Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, bersilaturahmi kepada drg. Hj. Andi Rachmatika Dewi. Bukan sekadar salam kenal — pertemuan ini menjadi pijakan baru bagi hubungan pers dan lembaga perwakilan rakyat: menyepakati sinergi, modernisasi, dan keterbukaan informasi demi masyarakat Sulawesi Selatan.

Visi Baru: PWI yang Beradaptasi dengan Zaman

Suwardi Thahir didampingi jajaran pengurus — Wakil Ketua Bidang Organisasi Mappiar H.S, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Dj, dan Bendahara James Wehantouw — memaparkan arah kepengurusan baru. Di tengah perubahan teknologi yang mengubah cara informasi disampaikan dan diterima, PWI Sulsel tak ingin tertinggal.

“Fokus utama kami adalah membentuk PWI Sulsel yang responsif serta cepat beradaptasi terhadap disrupsi dan kemajuan teknologi,” tegas Suwardi Thahir.

Namun perubahan bukan hanya soal alat. Ia juga soal sikap. Kepengurusan baru bertekad membangun organisasi yang terbuka, inklusif, dan ramah — baik bagi seluruh insan pers maupun para pemangku kepentingan.

“Kami membangun iklim organisasi yang inklusif sehingga seluruh wartawan dan mitra kerja merasa tenang, nyaman, dan mudah berkolaborasi dengan PWI,” tambahnya.

DPRD Sulsel: Pintu Dialog Tetap Terbuka

Mendengar visi tersebut, Andi Rachmatika Dewi menyambutnya dengan apresiasi tinggi. Menurutnya, kemajuan teknologi bukan sekadar urusan pers — melainkan kepentingan bersama agar informasi yang sampai ke warga tetap akurat, tepercaya, dan bermanfaat.

“Kami mengapresiasi kunjungan pengurus PWI Sulsel. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi penting mengenai optimalisasi teknologi agar sajian berita yang sampai ke masyarakat tetap akurat dan tepercaya,” ungkapnya.

Ketua DPRD Sulsel menegaskan kesiapan bersinergi penuh — termasuk menyokong agenda modernisasi yang diusulkan. Lebih dari itu, ia menegaskan komitmen lembaganya untuk senantiasa membuka ruang dialog yang luas bagi para jurnalis.

“Kami konsisten menyediakan ruang komunikasi yang luas bagi jurnalis, terutama dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap roda pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujar Rachmatika.

Undangan Pengukuhan: 17 Oktober di Hotel Claro

Dalam pertemuan tersebut, Suwardi Thahir secara langsung menyerahkan undangan resmi pengukuhan pengurus PWI Sulsel 2026–2031. Acara dijadwalkan digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA di Hotel Claro Makassar.

Andi Rachmatika Dewi menyambut baik undangan tersebut dan memastikan kehadirannya.

“DPRD Sulsel memberikan komitmen penuh untuk bersinergi dengan PWI sekaligus mensukseskan acara pelantikan pada 17 Oktober 2026 mendatang. Semoga seluruh persiapannya berjalan lancar tanpa kendala,” tuturnya.

Kemitraan yang Mengawal Kebenaran

Pertemuan ini bukan sekadar kesepakatan antarlembaga. Ini adalah pengingat peran masing-masing:

– PWI menjaga kualitas, kecepatan, dan kebenaran informasi di era digital
– DPRD menjaga keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas pembangunan

Keduanya saling menguatkan. Tanpa pers yang sehat, kebijakan tak terpantau. Tanpa lembaga yang terbuka, pers tak dapat bekerja secara maksimal.

Harapannya sederhana: kemitraan ini tak sekadar bertahan — melainkan tumbuh, kokoh, dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat Sulawesi Selatan.(**)