PALOPO | WARTAWAKTU.id — Selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, Aula UPT SMKN 2 Palopo bergema semangat bela diri. Kejuaraan Karate Antar Pelajar–Mahasiswa INKAI yang mempertemukan atlet dari lima daerah — Luwu Raya, Wajo, Pinrang, Pare-Pare, dan Sinjai — resmi berakhir.

Dua piala utama diperebutkan: Piala Ketua Umum INKAI Palopo dan Piala Kepala Sekolah UPT SMKN 2 Palopo. Dan yang berdiri paling tinggi di puncak kedudukan: Dojo Neco Jaya INKAI Palopo.

Dibuka dan Ditutup, Dua Hari Penuh Semangat

Kejuaraan ini dibuka sekaligus ditutup oleh Ketua Panitia Pelaksana, Hasjaya Hasan, didampingi Kepala Sekolah UPT SMKN 2 Palopo, Hakim. Selama dua hari berturut-turut, ratusan atlet turun ke lantai dikelas open dan festival dari kelas usia dini SD—Mahasiswal, Senior, Kata dan Kumite memperebutkan kehormatan bagi daerah dan sekolah masing-masing. Suasana tertib, hangat, dan penuh sportivitas mewarnai setiap pertandingan.

“Kami tidak hanya mencari juara di atas podium, tetapi membentuk pemuda yang berani, jujur, dan tetap bersaudara meski bertanding,” ujar Hasjaya Hasan dalam penutupan, Sabtu (26/9)

23 Emas — Dominasi yang Meyakinkan

Dalam kategori medali Open, Dojo Neco Jaya INKAI Palopo tampil memukau dengan torehan luar biasa: 23 medali emas. Angka itu menempatkannya jauh di depan dan mengukuhkan posisi sebagai Juara Umum 1.

Berikut papan kedudukan resmi

Peringkat Kontingen Medali Emas
Juara Umum 1 Dojo Neco Jaya INKAI Palopo 23 emas , Juara 2 INKAI Wajo 7 emas dan Juara 3 INKAI Pinrang 6 emas.

Perwakilan Pare-Pare dan Sinjai juga tampil gagah dan memberikan perlawanan yang tangguh, membuktikan bahwa olahraga karate terus tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah Sulawesi Selatan bagian utara.

Dua Piala, Satu Tujuan

Dua piala yang diperebutkan mengandung makna mendalam
Piala Ketua Umum INKAI Palopo — lambang kehormatan, kedisiplinan, dan persaudaraan antar perguruan.
Piala Kepala Sekolah UPT SMKN 2 Palopo — bukti nyata bahwa kekuatan fisik harus seiring dengan kecerdasan dan pendidikan yang luhur

Kemenangan Dojo Neco Jaya INKAI Palopo bukan milik satu kelompok saja. Ia milik seluruh Palopo, dan menjadi tanggung jawab untuk menjaga nama baik itu tetap bersinar.

Lebih dari Sekedar Medali

Kepada Dojo Neco Jaya INKAI Palopo, pertahankan semangat ini. Tetap rendah hati, tetap gigih berlatih, dan jadikan keunggulan ini sebagai tanggung jawab untuk mengangkat martabat bela diri.

Kepada INKAI Wajo, Pinrang, Pare-Pare, dan Sinjai: perjuangan kalian adalah nyawa kejuaraan ini. Tahun depan, kita kembali bertemu — lebih kuat, lebih siap, lebih bersaudara.

“Medali bisa kusam, gelar bisa berganti pemilik. Tapi persaudaraan yang terjalin hari ini — itulah kemenangan yang abadi,” tutupnya.(**)