PALOPO | WARTAWAKTU.id – Sektor kesehatan di Kota Palopo kini memasuki babak baru dalam pengelolaan keuangan. Wakil Wali Kota Palopo, Dr. Akhmad Syarifuddin secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi E-BLUD, sebuah sistem digital yang dirancang untuk merombak tata kelola keuangan menjadi lebih modern dan transparan.

​Kegiatan strategis yang berlangsung Kamis kemarin ini, melibatkan seluruh instrumen vital layanan kesehatan di kota ini, termasuk para Kepala Puskesmas, Pengelola BLUD, serta manajemen dari RSUD Sawerigading dan RSUD Palemmai.

​Memutus Rantai Birokrasi yang Lamban

​Dalam sambutannya, Dr. Akhmad Syarifuddin menegaskan bahwa transisi ke sistem E-BLUD bukan sekadar formalitas teknologi. Ada tiga pilar utama yang menjadi target pemerintah:
​Akuntabilitas Mutlak: Memastikan setiap alokasi anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif.

​Monitoring Real-Time: Memudahkan pengawasan anggaran tanpa harus menunggu laporan manual yang memakan waktu.
​Efisiensi Manajerial: Memangkas prosedur birokrasi yang selama ini dianggap menghambat gerak cepat fasilitas kesehatan.

​”Kita ingin puskesmas dan rumah sakit di Palopo bergerak lebih lincah. Dengan tata kelola yang baik, pelayanan medis kepada warga akan jauh lebih responsif,” tegas Wakil Wali Kota.

​Apa Dampaknya bagi Warga Palopo?

​Meskipun sistem ini bekerja di balik layar (manajerial), pemerintah menjamin dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan. Digitalisasi ini bertujuan untuk:
​Administrasi Lebih Ringkas: Warga tidak lagi terbebani oleh proses administratif yang berbelit saat berobat.

​Fokus pada Pasien: Tenaga medis dapat lebih berkonsentrasi pada layanan pengobatan karena beban administrasi manual telah terdigitalisasi.
​Ketersediaan Fasilitas: Anggaran yang dikelola secara efektif memastikan obat-obatan dan sarana prasarana di Puskesmas maupun RSUD selalu siap sedia.

​Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat luas.(***)