PALOPO | WARTAWAKTU.id – Musim kemarau memanjang membuat keran-keran warga perlahan membisu. Namun di tengah kekeringan itu, satu titik justru mulai berdenyut: Posko Tanggap Darurat Krisis Air milik Perumda Air Minum Tirta Mangkaluku (PERUMDA-TM) Palopo kini resmi beroperasi, menerima setiap keluh kesah warga dan menjawabnya bukan dengan janji, melainkan dengan mobil tangki yang bergerak.

Setiap Aduan, Langsung Dijawab Aliran

Sejak difungsikan, posko ini tak sekadar berdiri. Ia melayani. Setiap pengaduan yang masuk dari warga, langsung diproses dan ditindaklanjuti. Direktur PERUMDA-TM Palopo, Steven Hamdani, menegaskan tidak ada laporan yang dibiarkan menggantung.

“Pengaduan yang disampaikan masyarakat melalui Posko Tanggap Darurat Krisis Air langsung ditangani. Petugas kami siaga mengantar tangki untuk menyuntik pipa yang saluran airnya tidak mengalir,” ujar Steven Hamdani, Kamis (24/9/2026).

Bukan sekadar instruksi dari balik meja. Saking padatnya permintaan penyuntikan — sepanjang hari, bergilir, tak putus — Steven Hamdani sendiri kerap turun ke lapangan, memastikan tangki sampai, air mengalir, dan keran yang lama mati kembali hidup.

Antrean Panjang, Tangki yang Tak Berhenti Bergerak

Penyuntikan pipa dilakukan secara bergilir, mengikuti antrean warga yang terus bertambah. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat tekanan air di jaringan menurun, saluran tersendat, dan rumah-rumah di titik tertentu tak lagi menerima pasokan.

Posko ini hadir sebagai jembatan: warga melapor, petugas mencatat, tangki bergerak. Dan ketika antrean menumpuk, pimpinan turun ke jalan — bukan untuk memerintah dari jauh, melainkan mengantar langsung ke titik yang membutuhkan.

Di sinilah letak perbedaannya: ketika warga menanti, pimpinan ikut menanti. Ketika warga membutuhkan, pimpinan ikut mengantar.

Bukan Sekadar Posko, Melainkan Hadirnya Negara

Bagi warga yang kerannya lama kering, kehadiran posko ini lebih dari sekadar layanan. Ini adalah bukti bahwa kebutuhan paling dasar — air — tidak diabaikan. Bahwa keluh kesah didengar, dan tanggung jawab dijalankan.

PERUMDA-TM Palopo menegaskan, posko ini akan terus beroperasi selama kondisi belum membaik. Setiap aduan tetap diterima, setiap permintaan tetap diproses, dan setiap tetes air yang diantar adalah jawaban atas kepercayaan yang diberikan warga.(Redaksi-Jaya)